Jenis Format Audio Serta Perbedaannya

Jenis Format File Audio Serta PerbedaannyaSetiap orang tentu suka mencermati musik. Lagu / musik sendiri adalah suara yang dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi lantunan nada yang berirama. Seiring perkembangan jaman, kini musik dapat disimpan dalam sebuat data digital menjadi satu buah file audio yang mampu diputar kapanpun beserta dimanapun.  Berikut ini macam - macam file audio bersama perbedaannya :

MP3 (MPEG Audio Layer 3)
anda jelas sudah familiar dengan kalimat MP3. Pikiran yang terlintas pertama kali ketika menurut kata MP3 merupakan "Musik / Lagu". Format file ini sangat tersohor dikalangan sudah biasa  sebab ukuran filenya yang kecil namun kualitas suara yang dihasilkan masih terjada dengan baik. File MP3 sendiri mempunyai bit rate diantara 32kbps s/d 320kbps. Semakin tinggi bit rates dari suatu file maka semakin bagus juga kualitas suara yang dihasilkan namun ini pun berdampak pada kebutuhan ruang memory yang diperlukan. Misalkan kita pungut contoh satu buah file mp3 dengan durasi 3 menit mempunyai bit rates 32kbps, ukuran filenya hanya 720 KB(kilobyte). Sedangkan file satu lagi satu buah file mp3 dengan durasi yang sama namun mempunyai bit rates 320kbps, ukuran filenya bisa sampai 7200 KB (7.2MB). Namun file dengan ukuran 32 kbps akan terasa tidak enak didengarkan sebab file telah terkompresi amat besar sehingga frequensi suara yang dikeluarkan banyak yang menghilang.
Untuk mendapati kualitas yang mendekati kualitas CD diperlukan bit-rate 192 kbps. Kualitas CD beserta MP3 rumit dibedakan pada bit-rate 192 kbps. Namun ukuran file mp3 yang ter sering digunakan merupakan 128 kbps dengan kualitas suara yang dihasilkan sudah lumayan baik dan ukuran file relatif kecil.
Ekstensi : .Mp3

AAC (Advanced Audio Coding)
Yaitu format yang bertujuan meneruskan format audio MP3. Ukuran format ini lebih kecil dibandingkan dengan format MP3 dalam bitrate yang sama khususnya pada bitrate di bawah 100 kbps. Format ini buat keperluan transfer data yang lebih cepat, sampai jadi akan lebih enak buat dipakai di internet, wireless, ataupun audio streaming.
Ekstensi :  .M4a, .M4b, .M4p, .M4v, .M4r, .3gp, .Mp4, .Aac

WAV(waveform audio format)
Format file ini sering digunakan pada audio sistem di windows seperti bunyi log-in, shutdown, dll. Format file ini dikembangkan oleh perusahaan ternama yaitu Microsoft bersama IBM.  WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sampel audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Sebab ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan selaku file audio di Internet.

Ekstensi : .Wav, .Wv

Audio Interchange File Format (AIFF)
File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk komputer beserta perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse-modulation (PCM), namun pula ada varian terkompresi yang diketahui selaku AIFF AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.

Ekstensi : .Aiff, .Aif, .Aifc

OGG Vorbis
Ogg merupakan salah satu format audio yang bersifat open source. Ogg merupakan format pemuat berkas video bersama audio standar yang dipelihara oleh Xiph.Org Foundation. Para pencipta format Ogg mengaku bahwa format ini tidak dibatasi oleh paten perangkat lunak bersama dirancang buat menyiapkan streaming beserta manipulasi yang efisien terhadap multimedia digital bermutu tinggi.

Panggilan “Ogg” merujuk kepada format berkas yang bisa memultiplekskan sejumlah codec sumber terbuka yang saling mandiri bersama terpisah untuk audio, video, teks (seperti terjemahan film), beserta metadata. File dengan format Ogg Vorbis mempunyai kualitas suara yang lebih bagus dibandingkan file MP3 yang berukuran sama.

Lebih dari satu pengembang permainan yang menggunakan format ini untuk menghindari pembayaran biaya lisensi. Dan OGG tidak didukung oleh Ipod.

Ekstensi : .Ogg

FLAC (Free Lossless Audio Codec)
FLAC merupakan singkatan dari Free Lossless Audio Codec, berarti kompresi data yang dihasilkan hampir sama dengan kualitas audio aslinya. Berbeda dengan format MP3 atau Ogg Vorbis yang menggunakan metode Lossy dalam mengerjakan kompresi data, yang berarti kualitas audio dari file yang dihasilkan akan berbeda jauh dari kualitas aslinya.

Jelas kualitas suara yang dihasilkan format file ini tidak diragukan lagi, begitu pula dengan ukuran filenya. Bayangkan saja untuk satu buah file lagu dengan format FLAC dapat memakan memori sebesar 30 MB, sedangkan durasi lagu tersebut hanya berkisar 3 sampai 4 menit. Itu berarti ukuran file ini 5 kali lebih besar dari ukuran file MP3 dengan bit rates tertinggi sekalipun.


Ekstensi :.Flac
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Komputer dengan judul Jenis Format Audio Serta Perbedaannya. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.info-teknolo.cf/2015/04/audio-format-serta-perbedaannya_11.html. Terima kasih telah berkunjung ke Website Kami!

0 Response to "Jenis Format Audio Serta Perbedaannya"

Post a Comment