Barack Obama Komentari Serangan Hacker Sony

Barack Obama Komentari Serangan Hacker Sony

Barack Obama Komentari Serangan Hacker Sony ~ Peretasan situs Sony Picture yang dijalankan oleh para hacker yang mengatasnamakan dirinya pasukan perdamaian, mendapat pendapat Presiden Amerika Serikat, Barack Obama. Obama menyebut bahwa Pyongyang harus bertanggung jawab.
“Kami akan merespons. Merespons secara proporsional dan kami akan merespons di tempat beserta masa serta cara yang kita pilih,” tentu Obama, dalam konferensi pers akhir tahun, di Gedung Putih, Washington, mengutip dari Aljazeera, Sabtu (20/12/2014).
Obama menambahkan, bahwa pihaknya bersimpati terhadap kerugian yang dialami Sony Picture Entertaiment.
“Sony adalah satu buah perusahaan, mereka mengalami kerusakan yang signifikan, ada ancaman pula terhadap karyawannya. Aku bersimpati kepada kekhawatiran yang mereka hadapi,” ujarnya.
”saya pikir mereka (hacker) membikin kesalahan. Dalam jagat digital ini (semuanya) saling berhubungan, akan ada beberapa peluang untuk hacker untuk telibat dalam serangan dunia maya baik di sektor swasta maupun sektor publik,” tuturnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan Federal Bureau of Investigation (FBI) mengungkapkan bahwa Korea Utara bertanggung jawab atas peretasan itu dan berjanji akan memburu para pelaku dan membangun mereka harus membayar apa yang dilakukannya.
"Tindakan intimidasi yang dijalankan, berada di luar batas-batas perilaku negara yang mampu diterima," kata FBI dalam pernyataan resminya.
FBI menambahkan bila pihaknya akan, mengidentifikasi beserta mengejar individu, kelompok, atau negara yang menyalahgunakan jagat maya serta mengancam Amerika Serikat atau kepentingannya.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Berita / Hacker dengan judul Barack Obama Komentari Serangan Hacker Sony. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://www.info-teknolo.cf/2015/04/barack-obama-komentari-serangan-hacker.html. Terima kasih telah berkunjung ke Website Kami!

1 Response to "Barack Obama Komentari Serangan Hacker Sony"

  1. Untung di indonesia belum ada ya mas kejadian hacker gtu

    ReplyDelete